Dear Mahasiswa Penghalang Jalan,

Dear Mahasiswa Penghalang Jalan,

Saya tidak peduli kalian berbaju jaket bertuliskan unit atau himpunan yang kalian banggakan itu. Saya juga tidak peduli apa yang kalian omongkan, selenggarakan, atau bualkan. Namun, saya sangat-sangat menyayangkan apabila tempat kalian membual adalah jalan tempat lalu lalang orang banyak.

Kampus institut yang katanya tempat orang-orang terbaik berkumpul – meskipun itu pun bualan – ini masih punya beberapa hektar untuk tempat kalian berkumpul dan membual. Sayang sekali jika bualan Anda membuat kesal para pejalan kaki yang ada di pedestrian walk atau trotoar dengan mencegat mereka yang hendak menggunakan fasilitas yang disediakan untuk berjalan, bukan untuk membual.

Atau mungkin rangkaian bualan-bualan kalian yang kalian sebut acara kaderisasi atau whatsoever itu memang mengajarkan bahwa mengganggu orang itu menyebabkan kepuasan yang tiada tara? Kalau memang demikian, bubarkan saja acara bual-membual kalian itu. Lebih baik kalian berlatih etika dan sopan santun, atau mungkin bisa membaca definisi kegunaan jalan itu untuk apa.

Itu baru keluhan sebagai pengguna jalan yang diperuntukkan untuk pejalan kaki di kampus. Belum lagi, kalau bualan-bualan kalian itu diselenggarakan di tempat yang diperuntukkan untuk parkir atau lalu lintas kendaraan. Dari pertama kalian masuk kampus ini pun sudah diajari untuk dibuali di jalanan dan tempat parkir. Mungkin ini yang menginspirasi kalian untuk membuali angkatan berikutnya dengan cara yang sama-sama annoying.

Sekali lagi, saya tidak peduli anda membual seperti apa, jika itu ada di tempat yang tidak mengganggu orang lain. Kenapa kalian tidak membuat acara bualan di ruang kelas, misalnya? Kalau acara bual-membual kalian itu masuk akal dan tidak berbuat macam-macam, izin sudah pasti diberikan bukan? Kenapa kalian harus membuat orang lain mengumpat-umpat acara bual-membual Anda?

Poin yang terpenting dari saya, jika Anda ingin membual dan sudah mengumpulkan cukup orang untuk dibuali dan menutup jalan, carilah ruangan. Sehingga di sana Anda bisa membual sepuasnya.

Terima kasih,
Pejalan kaki yang tidak suka dibuali,
Setelah dicegat para pembual di selasar planologi dan belakang perpustakaan.

Iklan