[Review Buku] Negeri Para Bedebah

 

 

Setelah selesai menulis tesis dan melaksanakan sidang S2 tanggal 12 Juni lalu, saya memulai hobi baru (hobi lama, tapi lama tak tersentuh). Membaca. Cerita fiksi, perjalanan, apa pun itu.

“Negeri Para Bedebah” adalah karya Tere Liye yang pertama kali saya baca. Saya tertarik setelah membaca reviewnya di Goodreads. Novel ini ber-genre action.

negeri-para-bedebah

Saya tidak mau menceritakan terlalu detail.

Cerita dimulai dengan wawancara Thomas, sang pelaku utama, dengan Julia, wartawan, ceramah tentang sistem keuangan yang – menurut saya – oversimplified (Fabian money).

Kemudian berlanjut pada kisah Thomas menjalani hobinya di klub bertarung yang semua tokoh-tokohnya terkait cerita berikutnya. Theo, Rudi, Erik, semua punya peran.

Jalan cerita berlanjut dengan Thomas, yang berpengalaman sebagai konsultan keuangan menyelamatkan Bank Semesta milik pamannya. Kisah masa lalu kelam Thomas dan keluarganya hingga akhirnya ia sangat membenci pamannya juga diceritakan sebagai latar belakang. Tokoh Opa hadir sebagai godfather, memberikan petuah dari pengalamannya di masa lalu.

Dengan bumbu-bumbu seru di dalamnya, dikejar polisi, berstrategi pergi dari suatu tempat ke tujuan-tujuan mengatur bidak-bidak penting dalam menyelamatkan Bank Semesta. Konspirasi dari tokoh-tokoh di belakangnya juga tergambar dengan samar.

Bidak-bidak itu adalah Media, petinggi Bank Indonesia, Putra Mahkota partai penguasa, dan menteri keuangan. Sounds familiar? Ya, tampaknya novel ini terinspirasi dari kisah tak berujung dari Bank Century. Seharusnya sudah tertebak, Bank Semesta seperti counterpart nyatanya, berhasil diselamatkan.

Buku ini memang cerita fiksi, tapi saya kagum dengan sang pengarang novel ini. Dia berhasil menyatukan poin-poin fakta yang ada dengan kisah fiksi. Mengkaitkannya dengan latar belakang cerita keluarga, menambahkan bumbu-bumbu kejar-kejaran ala film action, menceritakan kecerdikan Thomas dalam menangani masalah, dan kebetulan-kebetulan yang terjadi gara-gara klub bertarung Thomas.

Overall, saya puas membacanya. Penilaian saya pribadi: 4.5/5

 

3 thoughts on “[Review Buku] Negeri Para Bedebah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s