Buku: Your Money Your Attitude

Buku ini karangan Dwita Ariani, tentang keuangan pribadi. Saya memang sedang banyak tertarik dengan cara mengelola uang pribadi sekarang. Dibacanya sudah bulan lalu, di buku catatan saya tertulis tanggal 24 Juni 2016.

Saya hanya mau menuliskan poin-poin yang sempat saya catat dari buku ini, per bab.

Your_Money_Your_Attitude_3_Hal_Dasar_Yang_Menyelamatkan_by_Dwita_Ariani

Bab I: Kebiasaan

  • Bicara tentang uang itu bukanlah sesuatu yang tabu.
  • Mengenai uang dan kekayaan, kita harus berpikiran positif, baik tentang diri sendiri dan orang lain. Uang bukan sumber kesedihan dan tidak boleh berfikir bahwa kekayaan orang lain itu bersumber dari hal yang buruk.
  • Menyadari bahwa uang itu penting, meskipun uang bukan segalanya, tetapi dia adalah alat yang membantu kita memenuhi kebutuhan hidup.

Bab II: Keuangan Pribadi

  • Harus mampu membedakan yang mana yang kebutuhan dan yang mana yang keinginan. Yang mana yang harus dibeli, dan mana yang bukan.
  • Harus mampu menganalisis keuangan pribadi, tentang kondisi finansial saat ini, tujuan, dan risiko yang akan dihadapi.
  • Mengetahui parameter hidup dalam kelayakan menurut kemampuan masing-masing.

Bab III: Tujuan

  • Harus ada tujuan dalam mengatur rencana keuangan, agar jelas target yang akan dicapai dan ukuran ketercapaiannya.
  • Tujuan harus memenuhi kaidah SMART (Specific, Measurable, Action-oriented, Realistic/Relevant, and Time-Based) – Ah, jadi ingat kuliah Manajemen Industri yang musti diulang 2 kali baru lulus.
  • Tuliskan tujuan dan target waktu, kapan harus terpenuhi.

Bab IV: Risiko

  • Ada 4 tipe money personality:
    • Spender: golongan yang suka mengeluarkan uang,
    • Saver: golongan yang sangat tidak suka mengeluarkan uang,
    • Avoider: golongan yang tidak peduli dengan uang,
    • Monk: golongan yang menganggap uang adalah root of all evil.
  • Kita harus tahu kita golongan yang mana, agar bisa melakukan perbaikan sikap kita terhadap uang.
  • Empat kuadran ala Kiyosaki: Employee, Self Employee, Business Owner, dan Investor dan risikonya masing-masing.
  • Pentingnya literasi finansial, penulis menekankan tentang kesadaran untuk melakukan investasi

Bab V: Analisis Kondisi Finansial Terkini

  • Buat perencanaan anggaran pribadi (budgetting).
  • Buat laporan keuangan, bandingkan dengan rencana anggaran.
  • Tahu kondisi nyata bila kehilangan pekerjaan, berapa lama, dalam bulan, kita bertahan hidup tanpa pekerjaan. Rumus yang dituliskan penulis adalah aset likuid (tabungan, uang tunai, apa pun yang easily accessible) dibagi dengan pengeluaran per bulan.
  • Pola pikir untuk mencapai financial freedom, yaitu apabila terjadi sesuatu dengan sumber penghasilan kita, kita masih bisa hidup dengan standar hidup layak menurur kita.

Bab VI: Mengelola Utang

  • Harus mengenali utang yang baik dan utang yang buruk,
  • Pertimbangan mengapa kita perlu berutang,
  • Cara dan manajemen untuk keluar dari jerat utang, dijelaskan dengan detail di buku ini. Tapi saya masih belum tertarik untuk mempelajarinya dengan detail, karena tidak relevan dengan kondisi saya.

Bab VII: Investasi

  • Pentingnya investasi untuk melawan inflasi.
  • Konsep investasi: tujuan, jangka waktu (pendek, menengah, panjang), dan kaitan dengan kondisi finansial saat ini.
  • Risiko investasi, jangan sampai I don’t know what I’m doing.
  • Don’t put all your eggs in one basket.
  • Jenis-jenis basket:
    • Aset kertas: uang tunai, cek, tabungan, uang asing, reksadana, tabungan berjangka, saham.
    • Properti: rumah, tanah, apartemen, kosan.
    • Komoditas: emas dan perak
    • Bisnis/usaha
  • Konsep Return of Investment, berapa lama sampai “balik modal”.
  • Konsep Capital Gain dan Cash Flow.
  • Kisah angsa yang bertelur emas.
  • Konsep invest in yourself atau pengembangan diri.

Bab VIII: Kedamaian Finansial

  • Intinya adalah summary dari seluruh isi buku ini: atur pendapatan kemudian:
    • Investasi di awal,
    • Selesaikan utang,
    • Penuhi kebutuhan hidup,
    • Anggarkan juga untuk bersenang-senang (refreshing)
  • Yang terakhir adalah, penulis menyampaikan untuk bersyukur dan qanaah, merasa cukup atas rezeki yang diberikan.

Kutipan hadits yang disampaikan penulis di akhir buku:

Takkan bergeser kedua kaki manusia pada hari kiamat sampai selesai ditanya tentang empat perkara: tentang umurnya, untuk apa dihabiskan; tentang masa mudanya, untuk apa dipergunakan; tentang hartanya, dari mana diperoleh dan untuk apa dibelanjakan; dan tentang ilmunya, apa yang sudah diperbuat dengannya.

HR. At-Tirmidzi No. 2417

Semoga saya bisa mengelola harta saya dengan baik.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s