Khutbah Jumat: Ujian

Di Masjid An-Nur, kemarin, dekat kantor. Yang ada muralnya itu. Isinya cukup menarik sih, ada 5 poin yang dibahas. Semuanya berawal dari kata-kata pembuka yang disampaikan Khatib, “Hidup ini adalah ujian.”

Poin-poin

QS Al-Mulk ayat 2:

Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun, (QS 67:2)

Ini tentang pernyataan Bapak Khatib tadi, “Hidup ini adalah ujian”.

QS Ali Imran ayat 186:

Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan. (QS 3:186)

Masih tentang dasar mengenai ujian dari Allah kepada kita.

Seseorang diuji berdasarkan tingkat keimanannya

Bapak Khatib memberikan analogi tentang ujian masuk SMP tentu akan berbeda dengan ujian masuk SMA, ujian masuk SMA tentu akan berbeda dengan masuk universitas, dan seterusnya.

Dari Mush’ab bin Sa’d dari Ayahnya Sa’d bin Abu Waqash dia berkata, Saya bertanya, “Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling keras cobaannya?” beliau menjawab: “Para Nabi, kemudian kalangan selanjutnya (yang lebih utama) dan selanjutnya. Seorang hamba akan diuji sesuai kadar agamanya (keimanannya). Jika keimanannya kuat maka cobaannya pun akan semakin berat. Jika keimanannya lemah maka ia akan diuji sesuai dengan kadar imannya. Tidaklah cobaan ini akan diangkat dari seorang hamba hingga Allah membiarkan mereka berjalan di muka bumi dengan tanpa dosa.” (HR. Ibnu Majah)

Kisah Nabi Ibrahim dan Pengorbanan Anaknya

Rasanya beberapa hari yang lalu sudah ditulis di blog ini. Hasil belajar habis subuh. Tampaknya memang diingatkan buat kurban.

Kisah Nabi Ayyub dan Sakitnya

Kisah Nabi Ayyub yang terus menerus sakit berkepanjangan di seluruh tubuhnya. Diceritakan tentang bagaimana sabarnya beliau.

***

Itu yang disampaikan kemarin.

Pertanyaan

Dari saya sih ini

Takdir kita di masa depan itu udah digariskan atau belum? Buat apa kita diuji, kalau Allah udah tahu outcomenya?

Saya sedikit banyak menemukan jawabannya di sini, video yang cukup menarik.

Dari sisi sains, tentang ada tidaknya free will ini juga masih misteri lo. Terutama bila kita belajar tentang Mekanika Kuantum. Seorang blogger angkatan senior, menuliskannya di blognya beberapa tahun lalu: Adakah Kehendak Bebas?

Semoga pertanyaan-pertanyaan kita bisa terus terjawab.

4 thoughts on “Khutbah Jumat: Ujian

  1. Pertanyaan terakhirnya bagus wan, cuman lebih suka konsep yang lain dari video ini: https://www.youtube.com/watch?v=acKVEvgCXz8

    Konsep dimana Tuhan punya pengetahuan di masa depan. Sempet ngobrol random iseng sama Rizka dan terpikir kalo misal ada makhluk yang bisa bermain di dimensi waktu misalnya, jadi makhluk tersebut bakal tau apa yang akan terjadi di masa depan. Apapun pilihan kita, makhluk tersebut tetep tahu soalnya dia bisa ke masa depan dan melihat hasilnya.

    Trus pernah ngobrol lagi, gimana kalo yang Isra’ Mi’raj itu sebenernya perjalanan multidimensi. Misalnya kan di situ ditunjukin orang2 yang disiksa di neraka. Nah itu kan di masa depan, bukannya nunggu padang mahsyar dulu. Padahal itu kan di masa depan. Kalo misal kita bisa tembus dimensi waktu atau bahkan dimensi yang lebih tinggi lagi, ya jadi makes sense. Tapi intinya gak tau juga sih, intinya Wallahu’alam

  2. Iya memang ada pendapat lain soal itu. Ada beberapa sih. Aku cenderung sependapat sama Nouman Ali Khan yang di video itu sih.

    Mungkin juga ada beberapa timeline, seperti di Dragon Ball. Future Trunks tetap nggak tahu apa yang terjadi di “masa depan”-nya Goku dan kawan-kawan.

    Wallahu’alam.

    Btw, ceritanya Dragon Ball Super lagi seru loh.😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s