The Wisdom of The Crowd?

Sebuah video dari BBC ini menarik perhatian saya, judulnya The Wisdom of The Crowd. Menarik dan sederhana eksperimen yang dilakukan sang presenter.

Kalau tak punya cukup waktu atau kuota untuk membuka videonya, singkatnya, sang presenter menanyakan kepada 160 orang, “Berapakah jumlah permen yang ada dalam toples ini?”. Ada yang menjawab dari 400 buah hingga 30 000 buah. Tidak satu pun yang menebak dengan benarTapi ada yang menarik, rata-rata dari seluruh jawabannya hanya salah 0.1% dari keadaan sebenarnyaJumlah permen di toples adalah 4520 buah, sedangkan rata-rata jawabannya adalah 4515 buah. Hanya selisih 5 dari sekitar 4000-an!

Wah, menarik. Si presenter bilang, “It’s interesting that nobody is right, but everybody is right.”

Penasaran, saya pun sedikit mencari-cari tentang ini. Bu Ruomeng Cui, seorang dosen, melakukan sedikit eksperimen di kelasnya dengan menyuruh seisi kelas menebak berat badan beliau. Tiap kelas berisi 40 orang, di kelas pertama, rata-rata dan kenyataan berat badan beliau hanya berselisih 0.08 pound. Sedangkan di kelas kedua, hanya selisih 0.25 pound. Angka yang fantastis. Akurat.

***

Wah, menarik, bagaimana kalau kita coba sendiri? 40 sampel mestinya mudah kan? Dan pertanyaan yang paling mendasar buat saya adalah

Apakah wisdom of the crowd ini berlaku untuk semua pertanyaan?

Hari ini saya dan adik saya melakukan sedikit eksperimen kecil di Car Free Day hari ini, kami menanyakan kepada 40 orang, “Berapakah isi celengan adik saya?”. Isinya koin dari 100-an hingga 1000-an, penuh seisi wadah Mr. Potato.

photo304996996923631932
Koin
photo304996996923631933
Bertanya pada orang-orang

Setelah selesai menanyai 40 orang, kami pun pulang dan mencoba merekap data yang kami punya. Jadi jawaban untuk pertanyaan kami

Berapakah jumlah uang di wadah ini?

Adalah:

  • Rata-rata jawaban 40 responden adalah 260 360 Rupiah,
  • Median jawaban 40 responden adalah 200 000 Rupiah, dan
  • Modus jawaban 40 responden adalah 200 000 Rupiah.

Sedangkan setelah kita hitung benar-benar jumlah uang di wadah keripik kentang itu, ternyata jumlahnya adalah 177 600 Rupiah. Sehingga kalau dilihat dari rata-rata, kesalahannya sekitar 46%, sedangkan kalau dilihat dari modus dan median, sekitar 12%.

***

Emm. Eksperimen yang lebih menyisakan tanda tanya daripada tanda titik. Error yang dihasilkan cukup tinggi, sama sekali tidak mencerminkan wisdom of the crowd.

  • Apakah sampel kami kurang? Tapi eksperimen berat badan yang dilakukan Ruomeng Cui juga melibatkan 40 orang, kan?
  • Apakah pertanyaan yang bisa dilakukan untuk memperoleh wisdom of the crowd ini hanya pertanyaan tertentu saja? Harus yang sederhana? Mengingat jumlah koin di dalam celengan adalah sesuatu yang cukup kompleks dibanding berat badan seseorang misalnya.
  • Jika memang hanya pertanyaan tertentu saja, apakah pertanyaan “Siapakah yang paling pantas jadi pemimpin?” adalah salah satu pertanyaan yang bisa dijawab oleh orang banyak? Pada dasarnya pemilu adalah memperoleh wisdom of the crowd bukan?

Masih banyak yang menggantung.

13 thoughts on “The Wisdom of The Crowd?

  1. berat badan kayanya lebih mudah ditebak jadi responden yang relatif lebih sedikir lebih akurat juga hasilnya… kayanya crowd juga harus dilihat dari kalangan mana , random crowd mungkin lebih susah dibanding dengan orang satu kantor

  2. whoaa keren ka, mungkin kalo pertanyaannya berapa banyak koin bukan berapa rupiah bakal lebih akurat? btw host di videonya itu si Marcus du Sautoy bagus2 dokumenternya doi haha

  3. Iya, makanya, kayanya yang ditanyakan di dokumenter-dokumenter itu pertanyaannya yang cukup sederhana. Pengen coba kalau pertanyaannya lebih kompleks

  4. Kenapa gak nanya pertanyaan yang sama kayak di eksperimen The Code itu?

    Setuju sih ama komen sebelumnya. Pertanyaannya terlalu susah. Coba tebak tinggi badan, atau umur gitu. Kayaknya bisa lebih akurat.

  5. Wah, kalau sama ya gak seru dong. Paling gak kalau beda kan saya tahu, it does not work here.🙂

    Bagaimana dengan Pemilu? Pertanyaannya jauh lebih susah lagi lo.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s