Arah Mata Angin

Kalau suatu saat kita bertanya ke orang di daerah Jawa tentang arah, seringkali kita memperoleh jawaban “Ke utara sekitar 100 meter, ke barat sampai ujung, lalu ke selatan sedikit.”

Sebagai orang Jawa, saya memang sedikit punya naluri tentang arah. Di daerah yang saya kenali, saya tahu utara ada di mana dan barat. Walaupun terkadang bila di daerah tak dikenal saya perlu mengandalkan beberapa petunjuk.

Beberapa petunjuk yang bisa digunakan untuk menentukan arah mata angin. Ingatlah, bahwa dengan mengetahui satu arah mata angin saja, semua arah bisa kita ketahui.

Masjid

Di Indonesia, masjid bertebaran di mana-mana. Cara mudahnya adalah lihat orang yang sedang sholat, arah tersebut kurang lebih adalah arah barat. Bila sedang tidak ada yang sholat, arah sajadah dan tonjolan tempat imam berada adalah arah barat.

Matahari

Kita beruntung ada di daerah tropis, matahari tidak bergerak terlalu jauh ke utara atau selatan. Jadi bisa dipastikan matahari kira-kira berada di timur saat pagi hari, dan berada di barat saat sore hari.

Kuburan

Kuburan? Iya, kuburan bisa menjadi penanda arah, khususnya kuburan muslim. Karena jenazah dihadapkan ke kiblat, posisi kuburan adalah utara-selatan, biasanya batu nisan yang bertuliskan nama ada di utara.

Rasi Bintang: Crux

Crux atau salib selatan adalah petunjuk arah paling mudah di malam hari. Tahu bendera Australia? Itulah rasi bintang Crux.

Formasi-Bintang-Crux

Tariklah sumbu tegak hingga cakrawala atau horizon, horizon itulah arah selatan.

Rasi Bintang: Scorpio

Ekor rasi bintang scorpio selalu menunjuk ke tenggara. Hanya saja, mencari rasi bintang scorpio ini agak tricky, dan arah yang ditunjuk juga tenggara, bukan arah mata angin utama, jadi saya jarang menggunakan ini.

***

Sebenarnya cara lebih mudah adalah menggunakan kompas di hape android kita.😀

3 thoughts on “Arah Mata Angin

  1. Pas dulu pertama kali pindah di tempat baru di sini sempet bingung kok udah sholat dhuhur padahal mataharinya masih condong banget boro2 di atas kepala. Sampe akhirnya ngeh kalo itu berlaku cuman di negara2 tropis doank :p

    Di sini bahkan tergelincirnya matahari sulit buat diamati, jadinya mata angin dari matahari sedikit agak tricky kalo nggak tahu kapan waktu dhuhurnya. Kuburan dan masjid juga susah ditemui, jadinya bener2 mengandalkan google maps untuk arah mata angin. Ada ide lain wan?

  2. Iya wan, lumayan membantu itu aplikasi MuslimPro nya. Di sini bener2 sering banget pakai gmaps, gak umum juga tanya2 alamat ke orang asing kayak di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s