Emas

Jadi ceritanya saya sedang berdebat di medsos ke orang tak dikenal (well, yeah, that is pointless, I know) tentang emas. Saya menganggap emas sebagai komoditas, sedangkan si pendebat menganggap emas sebagai barang ajaib yang tahan inflasi.

Beberapa pertanyaan yang selalu saya pertanyakan tentang emas:

1. Benarkah dia punya nilai tetap yang tahan inflasi? Semestinya, kalau iya, harga emas dan inflasi mata uang bisa kita plot dan menghasilkan grafik yang sama. Kenyataannya? Tidak, harga emas naik turun.

2. Kalaupun kita menggunakan emas sebagai mata uang, apakah hukum supply and demand tidak berlaku? Katakan saya petani dan sawah saya terserang hama, demikian juga seluruh negeri, stok beras jadi sedikit. Apakah saya tidak boleh menaikkan harga? Kalau begini caranya, lama-lama tidak akan ada lagi petani beras.

3. Kenapa emas begitu dianggap berharga? Secara manfaat emas tidak memberi banyak kepada kita. Karena kelangkaan? Apakah di masa krisis pangan misalnya, emas tetap berharga? Mungkin orang akan lebih menghargai pisang di masa itu.

4. Emas punya nilai intrinsik. Siapa yang menentukan kalau dia punya nilai intrinsik? Sebesar apa nilai intrinsiknya? Terhadap apa patokannya?

***

Sampai saat ini, saya memandang emas sebagai mata uang. Dia bisa naik dan turun, tergantung kepercayaan orang terhadapnya.

6 thoughts on “Emas

  1. Kok kita kayaknya sealiran sih wan. Hahaha.

    Ini pasti berhubungan sama Dirham dan Dinar yang konon katanya tahan inflasi. Tapi justru ada riwayat di zaman nabi malah pernah terjadi inflasi, dan nabi hanya diam ndak bisa ngapa-ngapain.

  2. Iyaaa ada pernah kejadian. Hadithnya yang ini wan.

    حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا عَفَّانُ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ، أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ، عَنْ أَنَسٍ، وَقَتَادَةُ، وَحُمَيْدٌ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ قَالَ النَّاسُ يَا رَسُولَ اللَّهِ غَلاَ السِّعْرُ فَسَعِّرْ لَنَا ‏.‏ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ “‏ إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمُسَعِّرُ الْقَابِضُ الْبَاسِطُ الرَّازِقُ وَإِنِّي لأَرْجُو أَنْ أَلْقَى اللَّهَ وَلَيْسَ أَحَدٌ مِنْكُمْ يُطَالِبُنِي بِمَظْلَمَةٍ فِي دَمٍ وَلاَ مَالٍ ‏”‏ ‏.‏

    Narrated Anas ibn Malik:

    The people said: Messenger of Allah , prices have shot up, so fix prices for us. Thereupon the Messenger of Allah (ﷺ) said: Allah is the one Who fixes prices, Who withholds, gives lavishly and provides, and I hope that when I meet Allah, none of you will have any claim on me for an injustice regarding blood or property.

    Grade: Sahih (Al-Albani)

  3. Masuk akal sih, yang nentuin ada event apa yang bikin supply dan demand naik dan turun kan memang Allah. Bencana alam, krisis, dan lain sebagainya.

    Btw, berarti nuntut pemerintah turunin harga juga sebenarnya percuma dong ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s