Paket Internet

Sudah lama saya tidak membeli kartu perdana untuk kuota internet. Ada ide kartu apa yang bagus?

Saya butuh sinyal kuat, coverage luas, masa berlaku lama, dan koneksi yang cukup cepat. Atau saya hanya memilih beberapa poin saja?

Telkomsel, Indosat, XL, 3. Suggestions are welcome.

Apresiatif

Suatu waktu, saya menonton Final Thomas Cup. Indonesia menghadapi Jepang, via streaming youtube. Pertandingan berlangsung sangat seru, sampai kedudukan menjadi 2-2 sebelum partai terakhir. Pertandingan terakhir pun dimainkan, dan akhirnya Tim Indonesia kalah 3-2.

Tapi di kolom komentar, langsung keluar berbagai macam caci maki. Menyalahkan pemerintah, menteri, sistem, apa pun yang bisa disalahkan.

But dude, even for an athlete to just stand in court in an event like Thomas Cup is already proving that he is a world-class level player. Let alone become a runner up. We should show some appreciation!

Tapi mungkin kita memang tak pernah diajari caranya mengapresiasi keberhasilan. Kita lebih tahu cara mencari-cari kesalahan. Salah satu contoh nyata adalah kegiatan semacam ospek dan semacamnya. Kita semua tahu sama tahu bahwa:

  1. Senior selalu benar,
  2. Jika senior salah, lihat (1)

Apa pun tugas yang dilakukan peserta, seberapa sempurnapun tugasnya. Pasti akan ada “kesalahan”. Apresiasi? Jangan harap.

Ya, tampaknya kita memang lebih lihat dari sisi kekurangan orang lain daripada kelebihannya.

Differences

Jadi, kamu biarkan saja yang pandai di kelas, tidur begitu?

– Interviewer di suatu Universitas.

Dia melanjutkan sambil tersenyum meremehkan.

Pertanyaannya adalah, “Bagaimana menghadapi kondisi mahasiswa yang pandai dan ada yang kurang di kelas”.

Saya menjawab, “Saya lebih mempedulikan yang kurang daripada yang pandai. They know what to do. Sedangkan yang kurang tidak.”

Well, saya tidak diterima di sini.

***

Kemarin, ketika berbincang dengan dosen yang cukup senior di kampus saya sekarang.

Buat apa kita beri perhatian berlebih pada yang pandai? Anak olimpiade misalnya, keberhasilan mereka bukan cermin keberhasilan sistem pendidikan kita. Pada dasarnya mereka akan excel dengan sendirinya, entah dari rumah, dirinya sendiri, atau yang lain. Bukan karena sistem.

Tolok ukur pendidikan itu harusnya dari yang kekurangan dan juga tidak pandai. Kalau kita berhasil mendidik pola pikir mereka, berarti sistem kita berhasil. Kalau tidak, berarti ada yang salah dengan sistem kita.

Ah, akhirnya saya tahu kenapa saya ada di sini dan bukan di sana. 🙂

Senjata Baru

Lenovo ThinkPad X220. Alhamdulillah.

Sebenarnya saya ingin yang versi tabletnya. Tapi berhubung ketersediaan dana dan keberadaan barang. Jadi dapatlah yang biasa.

photo304996996923632099

Tapi tampaknya hari ini belum bisa banyak dimain-mainkan. Saya masih harus menyiapkan kuliah besok. :/

So far so good sih. Tapi agaknya saya agak belum terbiasa dengan keyboard-nya. Baterai masih tahan 6 jam.

Sayangnya dia masih pakai hard disk. Apa mesti ganti jadi solid state disk seperti yang lama?