Quote #10

Anak SD penjual koran itu berkata, “Tiap hari saya ngaji, Bang. Saya enggak mau nyuri meski saya butuh uang. Saya enggak mau bohong, meski perut saya melilit. Saya enggak mau ngelem karena saya tahu itu dosa dan merusak diri saya. Kalau badan saya rusak, saya enggak bisa bantu ibu cari makan.

Dia mengkaji hidup lewat apa yang dilaluinya setiap hari di jalanan. Dia punya rambu-rambu sehingga tidak melanggar batas-batas. Dia bersentuhan dengan kemiskinan, dan kemiskinan mengajarinya banyak hal. Dia begitu cerdas, sehingga mampu mengambil makna dari apa yang dikajinya

Ngopi Bareng Denny Siregar, Tuhan dalam Secangkir Kopi.

I never care who the writer is, whether he is Syiah, liberal, pluralist, or whatever. Everyone has a wisdom that we can learn from. This one is pure gold.