Membuat Gambar FSM

Saya sedang membuat soal untuk kuliah Sistem Digital. Salah satu yang membuat repot adalah menggambar FSM (Finite State Machine). Kalau mau melakukan manual, bisa dengan Microsoft Visio, tapi repot sekali menggambarnya.

Salah satu solusinya adalah GraphViz. Dengan sedikit menuliskan kode, compile, selesai.

Misalkan saya mau membuat gambar FSM dari state table berikut:

screenshot_153

Maka saya tinggal membuat file .gv yang isinya kurang lebih mencerminkan tabel tersebut:

digraph finite_state_machine {
    rankdir=LR;
    size="8,5"

    "P/0" -> "Q/0" [ label = "0" ];
	"P/0" -> "P/0" [ label = "1" ];
	"Q/0" -> "P/0" [ label = "0" ];
	"Q/0" -> "R/0" [ label = "1" ];
	"R/0" -> "S/1" [ label = "0" ];
	"R/0" -> "Q/0" [ label = "1" ];
	"S/1" -> "S/1" [ label = "0" ];
	"S/1" -> "P/0" [ label = "1" ];
	"T/0" -> "P/0" [ label = "0" ];
	"T/0" -> "S/1" [ label = "1" ];
}

Nah, selanjutnya tinggal dicompile dengan dot milik si GraphViz:

dot -Tpng soal1fsm.gv -o soal1fsm.png

Ini akan menghasilkan file gambar dengan format PNG seperti ini:

soal1fsm

Hanya saja saya belum belajar bagaimana merapikannya. Tapi cukup sih kalau hanya sekedar membuat soal ujian.

Almost a Week

Wow, it is almost a week since I last posted.

The problem is I got sick, for almost completely a week. Upper Respiratory Tract Infection, they called it. I got high fever, which caused my body temperature reached 39 degrees Celcius.

It still make me coughing badly.

If

There was so many ifs.

It’s true that we mostly sorry for we didn’t do instead of what we did. What would happen if, how would it going if, where would we be if, and so on.

But, instead, here we are, asking “Why did you don’t do that at the time?”.

Time really fly so fast, and when you realized it, it hit you straight in the face at full speed.

Banjir, Macet, dan Geng Motor

Sebenarnya masalah besar yang dihadapi di kota ini adalah 3 kata itu: banjir, macet, dan geng motor. Dan rasanya, di kota yang saya tinggali ini, tidak ada upaya yang cukup signifikan untuk mengatasi ketiganya.

Hampir setiap musim hujan tiba, banjir juga datang. Tidak peduli La Nina seperti tahun ini atau tidak, banjir tetap datang. Dari tahun 2013, kawasan Gedebage selalu terendam. Tahun ini lebih parah lagi, Pasteur dan Pagarsih pun jadi terendam. Kemarin, Stasiun Bandung sampai tidak bisa dilintasi kereta api karena banjir. Adakah upaya signifikan mengatasinya?

Macet kian hari kian parah, mau menyarankan semua orang naik angkutan umum? Keadaan  angkutan umum juga tidak tertib. Trans Metro Bandung yang berhenti hanya di halte hanya di koridor 3. Halte di koridor 1 hampir semua rusak. Bis DAMRI juga bisa berhenti di sembarang tempat. Angkot apalagi. Halte dan terminal tak terawat dan kotor. Belum availabilitasnya yang belum tentu ada.

Geng motor, dalam sebulan terakhir ada 4 atau 5 kejadian sejenis. Mahasiswa pulang tengah malam dan dibegal oleh anggota geng motor untuk diambil motor atau barang berharga yang dimilikinya. Solusinya? Entahlah, baru beberapa hari kejadian sudah ada kejadian lagi.

Saya tahu permasalahan ini bukan permasalahan sederhana. Tapi mbok ya, ada usaha buat ke arah penyelesaian lah.

Terlewat

Yah, sehari terlewat menulis.

Padahal bukan karena sesuatu yang tidak bisa dikendalikan. Shame. Mari kita mulai hitungan dari nol lagi. Mulai membiasakan diri lagi.

Kalau sudah terbiasa, biasanya ada rasa kaya ada sesuatu yang kurang kalau tidak dilakukan.